Logo Bloomberg Technoz

Revisi RKAB, Eramet Bidik Produksi Nikel 42 Juta Ton di Weda Bay

Azura Yumna Ramadani Purnama
25 August 2025 16:10

(Dok. Eramet)
(Dok. Eramet)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Eramet Indonesia mengungkapkan PT Weda Bay Nickel (WBN)  telah mendapatkan persetujuan revisi rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) 2025.

Pada tahun ini, perseroan mendapat tambahan produksi sekitar 10 juta ton nikel, sehingga total produksi tahun ini ditargetkan sebesar 42 juta ton nikel.

CEO Eramet Indonesia Jerome Baudelet menjelaskan, dari total target produksi 42 juta ton tersebut, sebanyak 27 juta ton diantaranya merupakan nikel berjenis saprolit yang akan dijual ke pabrik nickel pig iron (NPI) dan 3 juta ton nikel saprolit lainnya akan diperuntukkan bagi smelter milik korporasi.


Sementara itu, produksi nikel jenis limonit ditargetkan mencapai 12 juta ton hingga akhir tahun ini.

“Kami menargetkan 42 juta ton bijih karena kami baru saja mendapatkan perpanjangan RKAB dari Kementerian ESDM untuk tambahan 10 juta. Jadi, awalnya 32 juta ton, sekarang 42 juta ton. Jadi, kami menargetkan untuk mencapai 42 juta ton tahun ini,” kata Baudelet dalam taklimat media di Jakarta Pusat, Senin (25/8/2025).