Logo Bloomberg Technoz

Beras Satu Harga Tak Solutif, Pakar Usul Hapus HET Premium

Mis Fransiska Dewi
30 July 2025 19:00

Beras premium di minimarket. (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska).
Beras premium di minimarket. (Bloomberg Technoz/Mis Fransiska).

Bloomberg Technoz, Jakarta - Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia menyarankan bahwa lebih baik pemerintah menghapus harga eceran tertinggi (HET) beras premium ketimbang menyeragamkan harga beras dengan menghapus klasifikasi beras medium-premium di pasaran buntut kasus beras oplosan. 

“Menghilangkan [klasifikasi beras] premium dan medium bukan solusi, karena tetap harus ada segmentasi konsumen agar pemerintah bisa intervensi untuk melindungi masyarakat menengah bawah,” kata Peneliti Core, Eliza Mardian saat dihubungi, Rabu (30/7/2025). 

Eliza menilai konsumen beras premium kalangan atas tidak akan mempersoalkan ketika harga beras naik sekalipun. Mereka dinilai memiliki kemampuan untuk mengganti sumber pangan. 


Menurutnya, produsen beras juga akan tetap bisa meraup keuntungan ketika tidak ada pembatasan beras premium. Konsumen kelas atas akan merasa puas jika kualitas beras sesuai dengan yang dibayar. 

“HET ini kan fungsinya untuk menjaga daya beli masyarakat. Nah masyarakat yang perlu dijaga daya belinya itu menengah ke bawah. Jadi beras medium dan HET ini  wajib ada untuk melindungi konsumen masyarakat bawah,” ujarnya,