Logo Bloomberg Technoz

Vale (INCO) Amankan RKAB 2,2 Juta Ton Saprolit dari Blok Bahodopi

Azura Yumna Ramadani Purnama
28 July 2025 19:45

Truk berjalan di sepanjang lintasan tambang nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan./Bloomberg-Dimas Ardian
Truk berjalan di sepanjang lintasan tambang nikel yang dioperasikan oleh PT Vale Indonesia di Sorowako, Sulawesi Selatan./Bloomberg-Dimas Ardian

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mengamankan persetujuan rencana kerja dan anggaran biaya (RKAB) yang baru untuk blok Bahodopi, Sulawesi Tengah pekan lalu.

INCO menargetkan penjualan bijih nikel kadar tinggi atau saprolit sampai 2,2 juta ton pada semester II-2025, selepas persetujuan revisi RKAB didapat.

Adapun, proses pengapalan bijih saprolit pertama telah dimulai pada Sabtu (26/7/2025) lalu.


“Jadi RKAB revisi 2025 itu sudah kami dapatkan, 18 Juli itu kami dapatkan untuk melakukan penjualan 2,2 juta ton bijih saprolit,” kata Presiden Direktur INCO Bernardus Irmanto kepada awak media di Jakarta, Senin (28/7/2025).

Bernardus berharap tambang nikel di Blok Bahodopi dapat menyumbangkan pendapatan tambahan perseroan pada semester II-2025.