Logo Bloomberg Technoz

Trump Rencanakan Tarif Tambahan ke Beberapa Industri

News
19 July 2025 08:30

Presiden AS Donald Trump menghadiri KTT G-7 2025 di Kanada./dok. Bloomberg
Presiden AS Donald Trump menghadiri KTT G-7 2025 di Kanada./dok. Bloomberg

Bloomberg Technoz, Jakarta - Presiden Donald Trump tengah menyiapkan tarif spesifik per industri yang akan diterapkan bersamaan dengan bea masuk berdasarkan negara pada dua pekan mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari upayanya untuk mengubah posisi Amerika Serikat dalam sistem perdagangan global dengan memberlakukan penalti terhadap barang-barang impor.

Pejabat pemerintahan diperkirakan akan mengumumkan rincian rencana bea masuk sebesar 50% untuk tembaga beberapa hari sebelum pemberlakuan pada 1 Agustus, menurut sumber yang mengetahui persoalan tersebut. Tanggal ini juga menjadi waktu dimulainya tarif “resiprokal” terhadap produk dari lebih dari 100 negara.

Trump mengatakan pada Selasa bahwa tarif untuk produk farmasi kemungkinan akan diterapkan sebelum akhir bulan. Ia juga menyebut bea impor untuk semikonduktor akan menyusul.


Seorang sumber lain mengatakan bahwa setelah tembaga, urutan pengumuman tarif yang sedang dipertimbangkan adalah kayu, cip, mineral kritis, dan obat-obatan, meskipun urutan ini belum final dan bisa berubah sewaktu-waktu.

Tarif baru ini akan menambah bea yang sudah lebih dulu diberlakukan untuk baja, aluminium, mobil, dan suku cadangnya. Setelah semuanya diimplementasikan, tarif sektor ini akan mencakup 30% hingga 70% dari total impor suatu negara, dengan sisanya dikenakan tarif berdasarkan asal negara, menurut sumber yang sama.

Artikel Terkait