Gelombang bea masuk dari AS ini akan menjadi ujian bagi ketenangan pasar keuangan, yang sejauh ini memandang retorika keras Trump sebagai taktik negosiasi yang cenderung tertunda atau diredam alih-alih sebagai ancaman ekonomi jangka panjang.
Setelah penyelidikan yang memakan waktu sekitar sembilan bulan, tarif sektor diberlakukan atas dasar alasan keamanan nasional berdasarkan Section 232 dari Trade Expansion Act. Dasar hukum ini dianggap lebih kuat dibandingkan kekuasaan darurat yang dipakai Trump untuk tarif berbasis negara, yang saat ini tengah menghadapi gugatan hukum dan dikomunikasikan lewat surat ke puluhan mitra dagang tanpa kesepakatan formal.
Uni Eropa, Jepang, India, dan negara lainnya telah berupaya menurunkan tarif resiprokal maupun sektor yang dikenakan. Proses negosiasi pun menjadi kompleks karena tarif antar negara ditangani oleh USTR Jamieson Greer, sementara tarif sektoral dikelola Menteri Perdagangan Howard Lutnick, menurut sumber yang memahami dinamika tersebut.
Status Tarif per Industri:
Farmasi
Trump menyampaikan pada wartawan bahwa tarif untuk obat-obatan akan diterapkan “kemungkinan akhir bulan ini, dimulai dengan tarif rendah dan memberi waktu sekitar satu tahun kepada perusahaan farmasi untuk membangun produksi, sebelum tarif dinaikkan secara signifikan.”
Bulan lalu, Trump menyebut tarif farmasi bisa mencapai hingga 200%. Lutnick mengatakan pada 8 Juli bahwa masa transisi dapat berlangsung hingga dua tahun.
Sebuah dokumen draf staf difokuskan pada pengenaan tarif terhadap 80 hingga 90 jenis obat generik esensial, serta bahan kimia khusus dan prekursor, menurut seorang sumber. Namun parameter ini belum final dan kompleksitas investigasi bisa membuat prosesnya molor lebih lama.
Tarif untuk obat generik yang margin labanya tipis bisa berdampak pada perusahaan seperti Teva Pharmaceutical Industries Ltd dan Sandoz Group AG. Sementara cakupan yang lebih luas, mencakup merek seperti Ozempic dan Keytruda, akan menghantam produsen besar seperti Eli Lilly & Co., Merck & Co., dan Pfizer Inc.
Semikonduktor
Trump menyebut tarif cip memiliki jadwal “serupa” dengan farmasi dan “sebenarnya lebih tidak rumit.”
Semikonduktor sebelumnya dikecualikan dari tarif AS untuk China agar pemerintahan punya waktu menyusun bea tersendiri. Ragam produk yang dikecualikan termasuk komponen elektronik konsumen, menandakan bahwa banyak produk yang berpotensi dikenai bea ke depan.
Perusahaan teknologi, produsen mobil, pembuat kapal, hingga komunitas kripto termasuk di antara pihak yang menyampaikan keberatan dalam komentar publik atas penyelidikan ini yang dimulai sejak April.
Bea ini tak hanya menyasar cip, tetapi juga produk konsumen seperti ponsel dan laptop Apple Inc. dan Samsung Electronics Co. Bahkan, perusahaan seperti Tesla Inc., General Motors Co., dan Ford Motor Co. kompak menyuarakan penolakan.
Tembaga
Bea untuk tembaga akan mencakup seluruh logam yang telah dimurnikan serta produk setengah jadi yang digunakan dalam jaringan listrik, pusat data, dan militer, menurut laporan Bloomberg.
Hasil investigasi yang dimulai Maret ini berpotensi berdampak besar pada harga konsumen, sebab tembaga digunakan dalam mobil, bahan bangunan rumah, peralatan rumah tangga, dan banyak lagi. Produsen tembaga domestik bisa diuntungkan, namun pembeli AS akan menanggung beban harga yang lebih tinggi.
Sejumlah produsen tembaga terbesar di AS bertemu Kamis lalu di Washington untuk membahas strategi komunikasi kepada pemerintah, agar dapat memperkuat industri domestik tanpa mencederai produksi lewat bea yang memberatkan.
Kayu
Penyelidikan kayu dilakukan terpisah dari tarif yang telah berlaku atas produk Kanada — pemasok kayu terbesar ke AS.
Menurut pengacara perdagangan Luke Meisner, penyelidikan ini diperkirakan rampung pada akhir musim panas.
Lebih dari selusin anggota parlemen mendesak Departemen Perdagangan menerapkan bea minimal 60% untuk produk kayu impor seperti lemari dan vanity. Beberapa bahkan mendorong tarif sebesar 100% untuk lemari.
Politisi Partai Republik dari Alabama, North Carolina, dan Pennsylvania telah mengirim surat ke pemerintah menyatakan bahwa industri lokal mereka terancam oleh impor murah. Senator Tommy Tuberville mengatakan ia yakin pemerintah akan mengakomodasi permintaan mereka.
Mineral Kritis
Penyelidikan terhadap mineral kritis dinilai rumit, menurut sejumlah sumber.
Pemerintah AS telah mengambil berbagai langkah untuk mempercepat ekstraksi dan pemrosesan mineral dalam negeri guna mengurangi ketergantungan terhadap China.
Namun dalam jangka pendek, hampir tidak ada industri domestik yang dapat dilindungi lewat tarif. Saat ini hanya satu perusahaan AS yang mengoperasikan tambang dan fasilitas pengolahan rare-earth. AS masih bergantung pada impor, dan tarif bisa menciptakan kelangkaan pasokan.
Penerbangan Komersial
Uni Eropa tengah bernegosiasi dengan pemerintah AS terkait pengecualian tarif untuk pesawat komersial dan mesin jet. Penyelidikan oleh Departemen Perdagangan yang dimulai Mei lalu masih berlangsung.
Lainnya
Departemen Perdagangan pada Senin lalu memulai penyelidikan terhadap drone dan polysilicon, bahan utama panel surya sebagai persiapan pemberlakuan tarif di kemudian hari. Penyelidikan terhadap truk medium dan industri alat berat yang digunakan untuk logistik juga telah dimulai sejak April dan masih berjalan.
(bbn)























