Logo Bloomberg Technoz

“Ini bukan sekadar soal dagang. Ini adalah ancaman langsung terhadap peternak dan petani kita," sambungnya.

Alex menyinggung peringatan dari beberapa kalangan analis ekonomi yang menilai masuknya produk unggas, kedelai, jagung, hingga daging sapi dari AS secara masif berpotensi membunuh pelaku usaha lokal. Terutama, peternak unggas mandiri yang menopang lebih dari 5 juta lapangan kerja.

Menurutnya, memberikan tarif 0% tanpa perlindungan yang jelas terhadap produksi domestik adalah bentuk pengabdian pada kepentingan luar, bukan pada kedaulatan pangan nasional. 

"Jangan sampai kita mencetak defisit pangan hanya karena tergoda janji akses ekspor ke luar negeri,” ujar Alex. 

Ia meminta agar pemerintah menyiapkan mekanisme pengamanan pasar domestik, termasuk melalui penerapan safeguard [perlindungan], kuota impor, serta perlindungan harga dasar bagi petani dan peternak lokal.

“Pemerintah harus transparan menyampaikan dasar perhitungan dan proyeksi dampak jangka panjang dari kebijakan tersebut terhadap ketahanan pangan,” sebutnya.

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan telah mencapai kesepakatan tarif dengan Indonesia usai berbicara dengan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesepakatan itu, Indonesia mendapatkan tarif 19%, lebih rendah dibandingkan dengan pengumuman sebelumnya sebesar 32%. 

“Terima kasih kepada Rakyat Indonesia atas persahabatan dan komitmen Anda dalam menyeimbangkan defisit perdagangan kita. Kita akan terus MEMBERI untuk Rakyat AS, dan Rakyat Indonesia!,” ujar Trump dalam media sosial Truth Social, dikutip Rabu (16/7/2025).

(ain)

No more pages