Logo Bloomberg Technoz

Tertekan di Awal, Rupiah Berbalik Hijau Bersama Valuta Asia

Tim Riset Bloomberg Technoz
18 July 2025 09:18

Pekerja merapihkan uang dolar AS dan rupiah di gerai penukaran uang di ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja merapihkan uang dolar AS dan rupiah di gerai penukaran uang di ITC Kuningan, Jakarta, Rabu (17/4/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah dibuka melemah seperti perkiraan dalam pembukaan pasar spot hari ini ketika sentimen terkait arah kebijakan suku bunga acuan Amerika (Fed rate) menjadi fokus pasar. 

Namun, pernyataan dovish pejabat bank sentral AS memberi energi pada mata uang Asia dan menguntungkan rupiah juga.

Melansir Bloomberg, rupiah spot dibuka melemah tipis 0,02% di level Rp16.334/US$. Namun, selanjutnya rupiah berhasil berbalik arah dan melenggang di kisaran Rp16.298/US$ mencerminkan penguatan 0,20%.


Bila penguatan berlanjut, rupiah memiliki level resistance di Rp16.250/US$ dalam tren jangka pendek (Short-term). Bila tertembus, rupiah berpotensi terus menguat dan uji resistance baru mencapai Rp16.200/US$.

Berbalik arah rupiah pagi ini sepertinya didukung oleh sentimen regional yang mendukung penguatan mata uang Asia.