"Memang telur sama unggas kita sudah selesai bahkan surplus. Dan tinggal surplusnya kita berusaha untuk kita ekspor," tutur dia.
Badan Pusat Statistik (BPS) sebelumnya juga telah mencatat jika produksi telur ayam petelur pada 2024 mencapai 6,34 juta ton.
Selama tahun ini, Kementan juga mencatatkan surplus telur ayam ras sebesar 295 ribu ton atau 4,5% dari kebutuhan nasional tahun 2025, sekaligus mengukuhkan posisi Indonesia sebagai produsen telur terbesar ketiga di dunia setelah China dan Jepang.
(ell)
No more pages
































