Kerugian Garuda (GIAA) Bengkak Jadi Setara Rp5,39 T di 2025
Redaksi
18 March 2026 17:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kinerja keuangan PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) belum menunjukkan tanda-tanda pembalikan arah. Alih-alih membaik, kerugian maskapai penerbangan pelat merah ini justru membengkak.
Berdasarkan laporan keuangan, dikutip Rabu (18/3/2026), GIAA mencatat kerugian US$319,39 juta atau setara sekitar Rp5,39 triliun, bengkak dari sebelumnya hanya rugi US$69,78 triliun.
Kerugian dipicu oleh turunnya pendapatan, ditambah masih tingginya sejumlah beban, baik operasional maupun keuangan.
Dari sisi top line, Garuda (GIAA) mencatat penurunan pendapatan dari penerbangan berjadwal 8,30% secara tahunan menjadi US$2,51 miliar.
Pendapatan dari segmen penerbangan tidak berjadwal naik 2,13% secara tahunan menjadi US$340,88 miliar.




























