Selain itu, transaksi sebesar Rp1,8 miliar tersebut dilakukan melalui fasilitas trade limit. Trade limit sendiri merupakan fasilitas yang memungkinkan investor membeli saham lebih besar dari modal yang dimiliki, dengan tambahan buying power dari pihak sekuritas.
Fasilitas trade limit memiliki batas waktu pembayaran 2 hari bursa (T+2) setelah transaksi dilakukan. Apabila dalam waktu 2 hari bursa tersebut tidak terdapat pembayaran yang dilakukan atas buying power yang digunakan, maka pada 3 (T+3) hari bursa investor tersebut akan terkena suspend buy yang membuatnya tidak dapat melakukan pembelian saham.
Lalu, jika investor tersebut belum mengembalikan dana pada 4 hari bursa atau saham yang dibeli dengan fasilitas tersebut dijual, maka pihak sekuritas akan menjual saham yang dimiliki atau forced sell untuk mengembalikan buying power yang digunakan.
Niyo juga mengklaim bahwa dirinya sudah terbiasa berinvestasi saham di platform Ajaib, sehingga dirinya membantah terdapat kesalahan yang dilakukan olehnya hingga membuat pembelian saham melonjak.
“Gue udah konsisten selama bertahun-tahun dengan nominal pembelian yang sama. Jejak transaksi gue bisa dicek semua. Ini jelas BUKAN kesalahan gue,” klaimnya.
Mengaku Relationship Manager Hilang Kontak
Usai permasalahan tersebut terjadi, Niyo mengaku segera menghubungi Relationship Manager Ajaib Prime yang pernah berkomunikasi dengannya. Namun, nomor WhatsApp Relationship Manager tersebut tidak aktif.
Dirinya juga sempat menghubungi pusat bantuan di aplikasi Ajaib, namun dinyatakan bahwa aduan yang dilaporkan warganet tersebut tidak dapat diselesaikan melalui pusat bantuan.
Usai melapor permasalahan yang terjadi melalui pusat bantuan Ajaib, akun transaksi Niyo itu justru diblokir sementara hingga tidak dapat melihat portofolio yang dimilikinya. Pusat bantuan tersebut juga menyatakan pihaknya tengah memverifikasi aduan yang dilaporkan, dan menginformasikan pembekuan akun sementara.
“Тарі... Nomor WA -nya udah gak aktif. Gue panik, akhirnya gue lapor ke chat bantuan di aplikasi. Dan tau apa yang terjadi? AKUN GUE LANGSUNG DIBEKUKAN. Gue gak bisa login. Gue gak bisa ngapa-ngapain. Gue bahkan gak bisa liat portfolio gue sendiri,” tulisnya.
Dalam unggahan yang berbeda, terdapat pihak yang mengirimkan pesan mengatasnamakan Relationship Manager dan menyatakan bahwa pihak yang dikontak olehnya sudah tidak bekerja di Ajaib Sekuritas.
Selain itu, Niyo tersebut juga mengaku telah dihubungi oleh dua pihak yang berbeda serta disebut berasal dari Ajaib. Hingga akhirnya akun sekuritas miliknya telah dikembalikan kembali dari pembekuan sementara.
“Customer Support Ajaib bilang katanya jadwal force sell diundur ke 2 Juli. Tapi di aplikasi masih jelas-jelas tertulis 1 Juli. Tapi yaudah lah ya, besok [Jumat pekan lalu] bursa udah mulai libur panjang. Artinya? Gue harus duduk manis nunggu nasib sampai forced sell tinggal sehari lagi, tanpa ada kepastian apa-apa,” kata dia.
Hingga berita ini ditulis, pihak Ajaib masih belum merespons permintaan konfirmasi yang dikirimkan oleh Bloomberg Technoz.
(dhf)




























