Logo Bloomberg Technoz

Respons Kemenag Soal KPK Usut Dugaan Korupsi Kuota Haji

Azura Yumna Ramadani Purnama
20 June 2025 13:20

Infografis Biaya Haji Plus 2024 Syarat hingga Ketentuan Mendaftar (Asfahan/Bloomberg Technoz)
Infografis Biaya Haji Plus 2024 Syarat hingga Ketentuan Mendaftar (Asfahan/Bloomberg Technoz)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) buka suara soal informasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah memulai penyelidikan dugaan korupsi terkait penyelenggaraan haji atau kuota haji pada 2024. Lembaga tersebut pun mengklaim akan bersikap kooperatif untuk membantu KPK menuntaskan pemeriksaannya.

Hal ini diungkap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Kemenag Hilman Latief yang mengklaim siap menjelaskan seluruh rangkaian penyelenggaraan haji di Kementerian Agama.

“Nanti bila ada panggilan, PHU Kemenag tentu akan sangat kooperatif memberikan penjelasan-penjelasan yang diperlukan,” kata Hilman ketika dihubungi Bloomberg Technoz, dikutip Jumat (20/6/2025).


Hal tersebut, kata dia, telah dibuktikan Ditjen PHU saat menjalani pemeriksaan oleh Panitia khusus Hak Angket Haji Dewan Perwakilan Rakyat (Pansus Haji DPR), tahun lalu. “Sebagaimana dilakukan saat Pansus tahun lalu,” ujar Hilman..

Sebelumnya, (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu menegaskan bahwa pengusutan dugaan korupsi tersebut masih berada di tahap awal, yakni tahap penyelidikan. Namun, dia pun mengklaim belum dapat mengungkapkan banyak hal soal dugaan korupsi yang terjadi dalam layanan haji tersebut.