Logo Bloomberg Technoz

“Salah satu fokus program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina adalah bidang kesehatan, salah satunya melalui Program Sehati (Sehat Anak dan Ibu Tercinta). Konsumsi susu menjadi hal yang penting, dan kami mendukung penuh Hari Susu Nusantara ini,” jelas Brahmantya.

Sementara itu, Rudi Arifianto menambahkan bahwa program DEB Ketahanan Pangan telah menjangkau berbagai sektor, termasuk produksi susu.

“Saat ini Kelompok Masyarakat Mitra DEB Pertamina, sudah berhasil memproduksi 1.050 liter kapasitas susu per hari, di 4 desa dari 103 DEB ketahanan pangan. Program ini membantu dan mendukung para petani agar semakin bisa meningkatkan produktivitasnya,” ujar Rudi.

Empat desa tersebut adalah Desa Keposong, Sruni, dan Gedangan di Kabupaten Boyolali, serta Desa Suntejaya di Kabupaten Bandung. Desa Keposong menjadi contoh keberhasilan pengolahan limbah kotoran sapi menjadi biogas berkapasitas 20 meter kubik, mengurangi ketergantungan warga terhadap gas elpiji.

Di Desa Gedangan, inovasi berlanjut dengan olah susu menjadi produk bernilai tambah, seperti tahu susu, susu pasteurisasi, dan donat susu.

Dukungan Pertamina terhadap ketahanan pangan juga mendapat sambutan positif dari peserta. Muhammad Afyan, mahasiswa asal Pekanbaru, mengatakan.

“Menurut saya, program-program terkait pangan yang diinisiasi Pertamina, memiliki tingkat sustainable yang tinggi, melalui upaya tersebut tentunya saya berharap ketahanan pangan Indonesia bisa semakin meningkat. Semoga upaya yang dilakukan Pertamina bisa meningkatkan ketahanan pangan negara Indonesia," harapnya.

Pertamina membuktikan bahwa energi bersih bisa menjadi pondasi sistem pangan yang tahan krisis dan inklusif. Dari telur ayam, sayur hidroponik, pupuk organik, hingga segelas susu sehat, semua terwujud dari kombinasi gotong royong, teknologi tepat guna, dan energi terbarukan yang mengalir dari desa untuk Indonesia.

(tim)

No more pages