Logo Bloomberg Technoz

BP Haji Blak-blakan Kuota Haji Disunat 50%: Tahun Ini Semrawut

Sultan Ibnu Affan
12 June 2025 01:43

Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak saat konferensi pers penyelenggaraan Haji 2025 di Kantor BP Haji, Rabu (11/6). (Bloomberg Technoz/Ibnu)
Wakil Kepala BP Haji, Dahnil Anzar Simanjuntak saat konferensi pers penyelenggaraan Haji 2025 di Kantor BP Haji, Rabu (11/6). (Bloomberg Technoz/Ibnu)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Penyelenggara (BP) Haji mengakui wacana pemangkasan kuota haji 50% sebagai imbas permasalahan jemaah asal Tanah Air selama masa haji tahun ini.

Wakil Ketua BP Haji Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan pemangkasan kuota haji muncul usai pertemuan Kepala BP Haji dengan pihak Kementerian Haji dan Umrah Kerajaan Arab Saudi (KSA) soal evaluasi yang mencakup aspek teknis dan manajemen jemaah.

"Wacana pemotongan itu muncul karena Kementerian Haji dan Umroh melihat kesemrawutan pengelolaan haji Indonesia tahun 2025 ini. Itu yang kemudian mereka sampaikan ke kami," ujar Dahnil dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/6/2025).


Dahnil mengatakan, wacana yang diutarakan oleh pihak KSA tersebut merupakan bagian dari peringatan kepada penyelenggaran haji di Indonesia untuk berbenah dalam melakukan pengawasan dan manajemen jemaah.

Meski demikian, lanjut dia, otoritas haji Arab saat ini masih memberikan ruang kepada Indonesia untuk berbenah dalam persiapan penyelenggaraan haji pada 2026 mendatang, yang disampaikan pada Rabu siang kepada BP Haji.