Logo Bloomberg Technoz

"Jika kami mencapai kesepakatan mengenai kerangka kerja ini, diskusi yang lebih rinci tentang hal-hal spesifiknya akan dimulai."

Kesepakatan sementara bisa meredakan sebagian tekanan terhadap Iran, yang bernegosiasi di bawah ancaman aksi militer AS dan Israel serta peringatan dari badan pengawas PBB bahwa persediaan uraniumnya yang semakin meningkat tidak dapat ditoleransi. Teheran berusaha sanksi dicabut sebagai imbalan atas kesepakatan tersebut.

Hal ini juga bisa memberi Presiden AS Donald Trump kemenangan diplomatik parsial setelah kesulitan menyelesaikan kesepakatan lain, termasuk gencatan senjata antara Rusia dan Ukraina, serta juga kompromi perdagangan dengan China.

Titik perselisihan utama dalam pembicaraan sejauh ini adalah posisi kedua pihak yang saling bertentangan mengenai pengayaan uranium. AS ingin membongkar seluruh kapasitas pengayaan uranium Iran, sedangkan Iran mengatakan, mempertahankan sebagian kapasitas tersebut adalah hal yang utama.

Takht-Ravanchi menyarankan Iran untuk melibatkan negara lain dalam pembicaraan dengan AS di masa depan, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

"Jika negosiasi ingin mencapai tingkat yang lebih luas, China dan Rusia tentu harus hadir," tuturnya.

(bbn)

No more pages