Logo Bloomberg Technoz

Dolar Makin Nelangsa, Rupiah Bisa Kian Berjaya

Tim Riset Bloomberg Technoz
03 June 2025 07:48

Ilustrasi Rupiah. (Dimas Ardian/Bloomberg)
Ilustrasi Rupiah. (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Rupiah berpeluang melanjutkan penguatan di tengah pamor dolar Amerika Serikat (AS) yang kian lungkrah di pasar global.

Indeks dolar AS, DXY, pada penutupan bursa New York kemarin makin ambles di level 98,7, mencerminkan pelemahan 0,63%. Pagi ini, DXY makin lesu di kisaran 98,68. 

Kusutnya performa the greenback memberi angin penguatan bagi mata uang yang jadi lawannya, tak terkecuali di emerging Asia. Kontrak rupiah Non Deliverable Forward (NDF) di pasar mancanegara kemarin menguat 0,44% dan pagi ini bergerak di makin perkasa di kisaran Rp16.284/US$.


Level tersebut tidak terlalu jauh dengan posisi penutupan rupiah spot kemarin di Rp16.248/US$. Sentimen pelemahan dolar AS di pasar dunia, akan memberi ruang bagi rupiah spot untuk melanjutkan penguatan.

Di Asia pagi ini, mata yang di kawasan cenderung menguat dipimpin oleh ringgit yang melesat 0,4%, juga yuan offshore dan yen Jepang. 

Analisis teknikal