Logo Bloomberg Technoz

Laba Korporasi AS Alami Penurunan Terbesar, Terpukul Tarif Trump?

News
29 May 2025 21:50

Pejalan kaki berjalan di dekat toko utama Richard Mille di New York, Kamis (21/2/2019). (Mark Abramson/Bloomberg)
Pejalan kaki berjalan di dekat toko utama Richard Mille di New York, Kamis (21/2/2019). (Mark Abramson/Bloomberg)

Matthew Boesler - Bloomberg News

Bloomberg, Laba perusahaan AS pada kuartal pertama mengalami penurunan terbesar sejak 2020. Hal ini mengindikasikan perusahaan-perusahaan besar sudah merasakan tekanan sebelum tarif besar-besaran pemerintahan Donald Trump terhadap mitra dagang globalnya diberlakukan.

Menurut data Biro Analisis Ekonomi yang dirilis pada Kamis (29/5/2025), penurunan laba sebesar 2,9% ini menyusul kenaikan 5,4% pada kuartal keempat. Meski turun, laba tetap jauh di atas norma historis relatif terhadap produk domestik bruto (PDB), yang turun 0,2%.

Margin laba perusahaan AS masih tinggi. (Bloomberg)

Sejauh mana perusahaan-perusahaan Amerika memilih untuk menaikkan harga konsumen sebagai respons terhadap tarif barang impor menjadi pertanyaan utama bagi prospek ekonomi AS tahun 2025. 

Para ekonom Wall Street umumnya memperkirakan inflasi akan meningkat tahun ini, yang akan menekan pendapatan rumah tangga yang bisa dibelanjakan dan melemahkan pertumbuhan.