Pada 2020, anggaran pendidikan dialokasikan sebesar Rp473,65 triliun. Selanjutnya, meningkat pada 2021 menjadi Rp479,6 triliun, dan bertambah tipis pada 2022 menjadi Rp480,3 triliun. Kemudian melonjak menjadi Rp513,38 triliun pada 2023, dan kembali bertambah 13,2% menjadi Rp581,31 triliun.
Terakhir, pemerintah meningkatkan pagu anggaran pendidikan mencapai 24,6% pada 2025 menjadi Rp724,3 triliun. Pada tahun ini, anggaran pendidikan dialokasikan untuk Program Makan bergizi Gratis (MBG) karena ditujukan bagi peserta didik di seluruh jenjang pendidikan, baik prasekolah, pendidikan dasar, maupun pendidikan menengah.
Selain itu, anggaran pendidikan juga berfokus untuk mendukung peningkatan akses pendidikan pada seluruh jenjang pendidikan melalui perluasan wajib belajar dan bantuan pendidikan. Kemudian, peningkatan kualitas lulusan pendidikan menengah dan tinggi yang berdaya saing, serta penanaman kesadaran Hak Asasi Manusia, moderasi beragama pada semua jenjang pendidikan.
Selain itu, peningkatan kualitas sarana prasana untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, terutama di daerah 3T. Penguatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta penguatan pendidikan vokasi dengan pasar tenaga kerja (link and match).
Kemudian, peningkatan investasi di bidang pendidikan, antara lain melalui pemberian beasiswa dan dukungan riset. Terakhir, peningkatan kualitas pembelajaran dengan pemberian makanan bergizi.
(lav)

























