KTT ASEAN Bahas Perdagangan dengan China-Arab di Tengah Tarif AS
News
26 May 2025 10:10

Anisah Shukry, Philip J. Heijmans dan Netty Ismail - Bloomberg News
Bloomberg, Para pemimpin Asia Tenggara memulai pertemuan tingkat tinggi selama dua hari mulai Senin (26/5/2025) ini, dengan agenda mempererat hubungan dengan China dan negara-negara Teluk, sekaligus meredam dampak dari kenaikan tarif impor yang diberlakukan Presiden AS Donald Trump.
Kerja sama perdagangan dan ekonomi diperkirakan menjadi fokus utama dalam KTT Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang digelar di Kuala Lumpur. Isu konflik di Gaza dan Myanmar juga masuk dalam daftar pembahasan.
Berbeda dari biasanya, KTT ASEAN kali ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi luar kawasan. China mengirimkan Perdana Menteri Li Qiang, pejabat nomor dua tertinggi di negara itu. Para pemimpin negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) — Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab — juga hadir. Sebaliknya, Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya tidak mengirimkan wakil.
Bagi Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim, pertemuan ini menjadi peluang untuk mendorong kerja sama dagang di tengah upaya negara-negara surplus ekspor ke AS mencari peluang investasi baru. Di sisi lain, China memperingatkan mitranya agar tidak membuat kesepakatan dengan AS yang merugikan Beijing, memaksa negara-negara ASEAN memainkan keseimbangan antara dua kekuatan ekonomi terbesar dunia.































