Logo Bloomberg Technoz

Dolar Lesu, Rupiah Siap Melaju

Muhammad Julian Fadli
07 May 2025 08:17

Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan menunjukkan uang rupiah dan dolar AS di Jakarta, Jumat (11/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berpeluang menguat hari ini. Tren pelemahan greenback jadi amunisi bagi laju mata uang Ibu Pertiwi.

Pada Rabu (7/5/2025) pagi, sejumlah mata uang utama Asia sudah menapaki jalur hijau. Pada pukul 07:55 WIBm, yuan China menguat 0,16%. Kemudian dolar Hong Kong terapresiasi 0,02%, peso Filipina menguat 0,01%, dan ringgit Malaysia menguat 0,18%.

Kemarin, rupiah ditutup melemah 0,13% ke US$ 16.450. Namun di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF), rupiah sudah mampu menguat di kisaran US$ 16.430/US$.


Tren pelemahan dolar AS menguntungkan rupiah. Kemarin, Dollar Index (yang mencerminkan posisi greenback di hadapan 6 mata uang utama dunia) melemah 0,59% ke 99,238. Ini menjadi yang terendah sejak 29 April atau lebih dari seminggu terakhir.

Indeks ini juga sudah melemah 4 hari berturut-turut. Selama 4 hari tersebut, Dollar Index melorot lebih dari 1%.

Dollar Index (Sumber: Bloomberg)