Logo Bloomberg Technoz

IHSG Masih Merah, di Asia Jadi yang Terlemah

Hidayat Setiaji
03 February 2026 09:15

Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Siswa di depan layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (26/11/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih lesu pada awal perdagangan hari ini. Indeks belum bisa bangkit setelah kemarin tergerus hampir 5%.

Pada Selasa (3/2/2026), IHSG dibuka di posisi 7.888,77. Turun 0,43% dibandingkan hari sebelumnya.

Seiring perjalanan, koreksi IHSG sedikit menipis. Pada pukul 09:04 WIB, IHSG melemah 0,42% ke 7,889,52.


Kemarin, IHSG ditutup anjlok 4,88% ke 7.922,73. Ini menjadi posisi terendah sejak 12 September tahun lalu atau atau sekira 4,5 bulan terakhir.

Di Asia, mayoritas indeks saham utama menghijau pagi ini. Nikkei 225 (Jepang) melesat 3,16%, Hang Seng (Hong Kong) naik 0,83%, Shanghai Composite (China) menguat 0,41%, Kospi (Korea Selatan) melonjak 1,44%, Nifty 50 (India) melejit 1.06%, Straits Times (Singapura) bertambah 0,83%, KLCI (Malaysia) terangkat 0,44%, dan PSEI (Filipina) surplus 0,67%.