Logo Bloomberg Technoz

Pabrik Baterai IBC-CATL di Karawang Bakal Beroperasi Juni 2026

Mis Fransiska Dewi
03 February 2026 11:10

Unit penggerak listrik terdistribusi yang dipamerkan di area pameran di fasilitas penelitian dan pengembangan CATL di Shanghai./Bloomberg-Qilai Shen
Unit penggerak listrik terdistribusi yang dipamerkan di area pameran di fasilitas penelitian dan pengembangan CATL di Shanghai./Bloomberg-Qilai Shen

Bloomberg Technoz, Jakarta Proyek pabrik sel baterai kendaraan listrik berkapasitas 6,9 gigawatt hour (GWh) per tahun yang dikembangkan oleh PT Contemporary Amperex Technology Indonesia Battery (CATIB) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, ditargetkan mulai beroperasi pada Juni 2026.

CATIB sendiri merupakan perusahaan patungan antara PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) dengan porsi saham 30% dan konsorsium yang dipimpin raksasa baterai asal China, Contemporary Amperex Technology Co. Ltd (CATL) dengan saham mencapai 70%.

“Tadinya [beroperasi] pada kuartal III-2026, pada September, tetapi kami coba akselerasi pada Juni 2026,” kata Direktur Utama IBC Aditya Farhan Arif dalam rapat bersama Komisi XII DPR RI, Senin (2/2/2026).


Pabrik ini nantinya akan memproduksi cel, modul, dan paket baterai sekaligus battery energy storage system (BESS), yang ditujukan untuk memperkuat ekosistem kendaraan listrik dan energi terbarukan di Indonesia.

Pada tahap awal, kapasitas produksi sebesar 6,9 GWh akan meningkat menjadi 15 GWh ditahap kedua.

Tambang litium Jianxiawo milik CATL di Yichun, provinsi Jiangxi. (Fotografer: Gilles Sabrie/Bloomberg)