Logo Bloomberg Technoz

Bursa Saham Asia Menguat Usai Tarif Resiprokal Trump Ditangguhkan

News
10 April 2025 08:10

Bursa saham Asia. (Bloomberg)
Bursa saham Asia. (Bloomberg)

Anand Krishnamoorthy - Bloomberg News

Bloomberg, Bursa saham Asia melonjak pada pembukaan setelah Presiden Donald Trump menunda sebagian besar tarif. Pasalnya, pengumuman Trump membuat gejolak pasar reda dan membantu saham-saham AS mengalami hari terbaik mereka sejak krisis keuangan global. Obligasi pemerintah menguat.

Indeks di Jepang, Australia, dan Korea Selatan naik pada Kamis (10/4/2025) dan indeks ekuitas berjangka untuk saham-saham AS naik tipis. S&P 500 menguat 9,5%, sesi terbaik sejak 2008, setelah Trump mengumumkan penangguhan tersebut, bahkan saat ia menaikkan tarif lebih lanjut terhadap China.


Nasdaq 100 melompat 12%. Indeks dolar merosot untuk hari ketiga. Imbal hasil obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun tipis pada awal perdagangan Asia.

Trump mengumumkan jeda selama 90 hari pada tarif resiprokal yang menghantam puluhan mitra dagang setelah tengah malam, serta menaikkan bea masuk China menjadi 125%.