"Tapi intinya [pemerintah] harus beri sentimen positif lah kepada ekonomi kita ke depan. Bagaimana upaya pemerintah untuk membangun daya beli masyarakat lagi," ujar dia. "Karena nggak mungkin ada investasi masuk dalam situasi market yang turun terus."
Selasa (18/3/2025), IHSG sempat mengalami penurunan mencapai lebih dari 6% pada sesi pertama perdagangan saham, sekaligus menjadi yang terendah sejak masa Pandemi Covid-19 lalu.
Penurunan tersebut dipicu sejumlah sentimen negatif dari dalam dan luar negeri, mulai dari tensi geopolitik global hingga penurunan penerimaan negara pada Februari tahun ini. "Investor asing mulai kehilangan kepercayaan akibat kombinasi faktor global dan domestik," kata Hendra, founder Stocknow sekaligus analis pasar saham.
(ibn/wep)




























