Tidak Ada Diskon Tarif Listrik, Pemerintah Ramal Inflasi Capai 2%
Dovana Hasiana
07 March 2025 18:00

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian memproyeksikan Indonesia akan mengalami inflasi dalam rentang 1,8 hingga 2% pada Maret 2025.
Tito mengatakan Indonesia akan mengalami inflasi karena diskon tarif listrik yang berhenti pada Februari 2025. Proyeksi tersebut merupakan hasil perhitungan yang dilakukan bersama Badan Pusat Statistik (BPS).
“Nanti Maret tidak ada diskon lagi, saya yakin akan rebound lagi naik ke angka di atas 1%. Saya diskusi dengan BPS kalau tidak ada diskon listrik itu di angka antara 1,8% sampai 2%,” ujar Tito saat ditemui di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (7/3/2025).
Kendati demikian, Tito mengatakan level tersebut masih sesuai dengan sasaran pemerintah pada rentang 2,5% plus minus 1%.
Menurut Tito, proyeksi kisaran inflasi pada Maret 2025 membuat masyarakat tidak merasakan kenaikan yang signifikan. Namun, produsen seperti petani, nelayan dan industri senang karena kenaikan harga memberikan keuntungan.






























