Logo Bloomberg Technoz

Hingga penutupan perdagangan, indeks LQ45 yang berisikan saham-saham Big Caps tercatat berhasil menguat mencapai 4,42% dan 31,09 poin ke level 734,72.

Saham LQ45 Melesat di Senin 3 Maret 2025 (Bloomberg)

Adapun saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memimpin penguatan saham karena telah mengalami kenaikan mencapai 11,3% ke posisi Rp1.130/saham. Disusul oleh menguatnya saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang melejit 8,57% ke posisi Rp1.520/saham.

Yang jadi perhatian investor, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berhasil mengalami kenaikan harga saham 8,04% ke posisi Rp3.630/saham. Untuk saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga berhasil melesat 6,09% menjadi Rp4.880/saham. Senada, saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBNI) menguat 5,71% ke Rp4.260/saham.

Sedangkan saham-saham unggulan selanjutnya, seperti saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) berada pada zona hijau dengan kenaikan 7,24% ke Rp2.000/saham. Saham PT Bank Jago Tbk (ARTO) juga menguat 7,12% ke posisi Rp1.880/saham.

Sama halnya dengan saham PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) yang menguat 6,98% ke posisi Rp690/saham. Untuk PT Indosat Tbk (ISAT) sahamnya menguat 6,42% ke posisi Rp1.575/saham.

Utamanya, sentimen kenaikan saham-saham perbankan Bank Besar jadi pemicu melesatnya IHSG hingga terbang di zona hijau, setelah JP Morgan memasang sikap lebih Bullish untuk saham BBRI, BMRI, dan BBNI.

JP Morgan menaikkan rating rekomendasi saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menjadi Overweight dari sebelumnya neutral. Artinya, Analis memiliki keyakinan tinggi bahwa saham BBRI dapat mengungguli benchmark pasar, atau saham sejenis di industrinya.

Dalam riset JP Morgan terbaru oleh Harsh Wardhan Modi memaparkan, Bank BRI menggenggam keunggulan kompetitif yang kuat dalam bisnis pinjaman mikro, yang memungkinkan profitabilitas yang signifikan di sepanjang siklus ekonomi.

JP Morgan juga baru saja mengubah pandangannya untuk saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI). Dari yang sebelumnya underweight, JP Morgan terbaru merevisi upgrade pandangannya menjadi Neutral, yang setara dengan lebih Bullish.

Pada saat yang sama, JP Morgan juga menyesuaikan target harga menjadi Rp5.100/saham, dengan konsensus harga saham berpotensi mencapai Rp7.030/saham berdasarkan data Bloomberg.

Senada, JP Morgan juga meningkatkan rekomendasi saham PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau Bank BNI, dari neutral menjadi Overweight di tengah tekanan yang dialami saham-saham perbankan. 

Keputusan ini diambil setelah melihat valuasi saham bank milik negara yang telah mengalami pelemahan signifikan, sehingga memberikan peluang pemulihan dalam waktu dekat.

Adapun kinerja Bursa di Asia hari ini bergerak menghijau. Indeks TOPIX terbang 1,77%, Nikkei 225 melejit 1,73%, Hang Seng Hong Kong melesat 1,35%, Strait Times Singapore menguat 0,41%, dan Shanghai hijau 0,39%.

(fad)

No more pages