Aksi Beli Berlanjut, Yield SUN 10 Tahun Turun ke Bawah 7%
Redaksi
17 June 2026 12:49

Bloomberg Technoz, Jakarta - Aksi beli kembali berlanjut di pasar obligasi pemerintah pada perdagangan Rabu (17/6/2026) siang, menyusul meredanya tekanan domestik dan pelemahan nilai tukar rupiah dalam lima hari terakhir.
Melansir data Bloomberg pada 12:04 WIB, pergerakan imbal hasil (yield) Surat Utang Negara (SUN) tercatat turun. Penurunan paling tajam terjadi pada tenor acuan 10 tahun, sebesar 53 basis poin (bps) dan kembali ke level 6,88%.
Selanjutnya, tenor 4 tahun juga mencatat penurunan yield 39,4 bps ke 6,92%, tenor 3 tahun turun turun 39,4 bps turun ke 6,92% dan tenor 5 tahun turun 8,4 bps ke 6,87%. Sementara,yield tenor pendek 1 tahun juga ikut turun 6,6 bps ke 7,15%, tenor 2 tahun turun 3,5 bps ke 7,03%.
Penurunan yield yang terjadi secara luas, terutama pada tenor pendek hingga menengah, mengindikasikan derasnya arus modal masuk ke pasar obligasi domestik setelah pemerintah mengupayakan berbagai langkah untuk mengakomodir kekhawatiran pasar terkait fiskal yang tercermin dari rencana penyesuaian anggaran program prioritas, serta kenaikan suku bunga yang agresif.
Selain itu, meredanya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran turut mendorong penurunan harga energi dan memperbaiki risk appetite investor global terhadap aset di negara berkembang.





























