Logo Bloomberg Technoz

Padahal, inventori batu bara China sudah tinggi. Selama November-Desember 2024, stok batu bara China melonjak 12% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana dengan proyeksi harga batu bara hari ini? Apakah bisa bangkit?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), batu bara masih terjebak di zona bearish. Tercermin dari Relative Strength Index (RSI) yang sebesar 25,74. 

RSI di bawah 50 mengindikasikan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Kalau angkanya di bawah 30, maka artinya sudah tergolong jenuh jual (oversold).

Akan tetapi, indikator Stochastic RSI berada di 44,71. Menempati area jual (short) dan belum sampai titik jenuh.

Oleh karena itu, ruang kenaikan harga batu bara menjadi terbatas. Target resisten terdekat adalah US$ 115/ton. Jika tertembus, maka US$ 125/ton bisa menjadi target selanjutnya.

Adapun target support ada di US$ 109/ton. Penembusan di titik ini berisiko menjatuhkan harga batu bara ke arah US$ 104/ton.

(aji)

No more pages