Logo Bloomberg Technoz

Aksi jual di pasar surat utang RI mungkin sudah memuncak, menurut perkiraan pelaku pasar. Selisih imbal hasil, yield spread, antara surat utang Indonesia dengan Amerika Serikat (US Treasury) naik tajam 13 bps ke 238 bps, mendekati batas atas rata-rata enam bulan terakhir di level 250 bps.

Selain itu, "Rebound di pasar global ditandai dengan penurunan yield Treasury di seluruh tenor, juga kenaikan indeks obligasi di negara maju dan negara berkembang," kata Research Team Mega Capital Sekuritas Lionel Prayadi dan Nanda Puput dalam catatan pagi ini, Kamis (18/4/2024).

Yield US Treasury tadi malam ditutup turun jadi 4,59% untuk tenor 10Y. Sementara indeks harga obligasi negara berkembang naik 0,6%.

(rui)

No more pages