Logo Bloomberg Technoz

Anwar naik ke tampuk kekuasaan pada 2022 dengan janji untuk meredam ketegangan agama dan ras setelah pemilu yang memecah belah, yang membuat partai Islam sayap kanan memperoleh kursi terbanyak. Sejak saat itu, dia mengambil pandangan yang lebih pro-Islam untuk menarik simpati etnis Melayu yang mayoritas beragama Islam.

Di saat yang sama, dia tidak bisa mengabaikan seruan dari DAP, yang sebagian besar pemimpin puncaknya adalah etnis Tionghoa, dan Organisasi Kinabalu Progresif Bersatu (UPKO) yang berbasis di Kalimantan. Tanpa 40 anggota parlemen dari DAP, aliansi Anwar pasti akan turun di bawah 112 kursi yang dibutuhkan untuk mayoritas sederhana di parlemen yang beranggotakan 222 orang.

Setiap adanya peningkatan kekerasan berisiko mengalihkan perhatian pemerintah dari ekonomi dan menghambat upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan. Malaysia, yang memiliki peringkat kredit A3 di Moody's Ratings sebagai yang tertinggi di antara negara-negara berkembang di Asia Tenggara, perlu menarik investasi asing ke industri bernilai tinggi untuk mendukung ekspansi ekonomi yang lebih kuat.

Serangan tersebut telah mengguncang negara multi-etnis yang biasanya damai, dengan ketegangan yang membara pasti membuat investor gelisah.

Seorang pemimpin dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO), anggota lain dari koalisi pemerintahan Anwar, mengatakan dia akan melanjutkan boikotnya terhadap KK Super Mart atas kaus kaki tersebut. Hal ini membuat UMNO berselisih dengan sekutunya.

Ketua DAP Lim Guan Eng, dalam unggahan Facebook, menyebut boikot UMNO terhadap supermarket tersebut sebagai alasan bagi pemerintah untuk turun tangan "mencegah kemarahan yang memuncak menjadi di luar kendali."

Polisi belum melakukan penangkapan, meskipun kabinet setuju tindakan harus diambil terhadap para pelaku. Sementara itu, eksekutif dari supermarket dan pemasoknya didakwa di pengadilan karena melukai perasaan keagamaan pada 26 Maret atas penjualan kaus kaki tersebut. Sementara pendiri dan CEO-nya bertemu dengan raja pada Rabu (03/04/2024) untuk meminta maaf atas masalah tersebut.

Anwar pekan lalu mendesak masyarakat untuk tidak main hakim sendiri, dan mengatakan bahwa polisi telah diinstruksikan untuk tidak berkompromi. Namun, sekutunya berharap lebih pada pemimpinnya.

"PM Anwar Ibrahim, inilah saatnya menunjukkan kepemimpinan. Tindak tegas teroris demokrasi. Cukup dengan persuasi moral. Mohon tunjukkan tindakan nyata," kata Wilfred Madius Tangau, anggota parlemen Sabahan dan mantan presiden UPKO.

Menurut Wong Chin Huat, analis politik di Universitas Sunway, situasi saat ini tidak mencerminkan keadaan yang baik bagi Anwar. Hal ini membuat basis pendukungnya terdemoralisasi.

"Anwar telah menimbulkan kekecewaan besar bagi banyak orang Malaysia yang moderat," katanya. "Kelambanannya membuatnya terlihat seperti pemimpin yang lemah dan tidak efektif, disandera oleh politisi junior dari mitra juniornya."

(bbn)

No more pages