Logo Bloomberg Technoz

Lonjakan imbal hasil Treasury itu akan semakin mempersempit selisih yield dengan surat utang RI, kini sekitar 235 bps, dengan yield 10Y di 6,64%. Hal itu dapat memicu arus keluar modal asing lebih besar dari pasar domestik dan makin menekan nilai rupiah.

Pada saat yang sama, kejatuhan IHSG kemarin akibat sentimen di sektor perbankan seiring berakhirnya kebijakan restrukturisasi kredit pada Maret, bila berlanjut hari ini akan semakin membebani rupiah.

"Rasio NPL di sektor perbankan Indonesia bisa tergelincir [makin meningkat] dari posisi 2,2% Desember lalu, diperburuk oleh inflasi yang meningkat ke 3,05% pada Maret," kata analis Bloomberg Intelligence Sarah Jane Mahmud dalam catatannya, kemarin.

Arus keluar modal asing dari bursa saham kemarin mencapai Rp1,51 triliun. Sementara di pasar surat utang, kepemilikan asing sudah berkurang ke level Rp810,7 triliun per 28 Maret, sedikit naik dibanding sehari sebelumnya yang menyentuh level terendah.

Bank Indonesia kemungkinan akan habis-habisan menjaga rupiah di pasar sejak awal perdagangan agar bisa mengerem tekanan pelemahan ke level psikologis. Dengan inflasi Maret yang lebih tinggi ketimbang ekspektasi dan bisa membawa inflasi tahun ini di atas target proyeksi BI, peluang penurunan bunga acuan BI rate makin kecil bahkan bisa habis apabila rupiah semakin terperosok dan tekanan arus modal asing kian kuat.

UOB memperkirakan rupiah terlihat akan menjajal level terlemahnya pada 2023 lalu meski posisinya saat ini berada di zona jenuh beli alias overbought. Level terlemah rupiah tahun lalu terjadi pada 27 Oktober di posisi Rp15.940/US$.

Analisis Divisi Riset Bloomberg Technoz, secara teknikal nilai rupiah berpotensi semakin melemah setelah kemarin menjebol level support terkuat. Pergerakan rupiah hari ini bisa terperosok ke kisaran Rp15.930-Rp15.970/US$. 

Bila tekanan pelemahan cukup besar di pasar, ada trendline garis kuning pada level Rp16.000/US$ yang akan menjadi support terakhir, sekaligus support psikologis rupiah.

Rupiah memiliki level resistance terdekat di Rp15.850/US$ dan titik resistance selanjutnya di Rp15.810-Rp15.770/US$.

Analisis Teknikal Nilai Rupiah Selasa 2 April (Divisi Riset Bloomberg Technoz)

Sengketa pilpres

Mahkamah Konstitusi memutuskan akan memanggil dan meminta  keterangan dari empat menteri di kabinet pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum hari Jumat nanti.

“Jumat akan dicadangkan untuk pemanggilan pihak-pihak yang dipandang perlu oleh Mahkamah Konstitusi berdasarkan hasil rapat yang mulia para hakim tadi pagi,” kata Ketua MK, Suhartoyo, Senin (1/4/2024).

Ini menjadi perkembangan terbaru sengketa gugatan pilpres di MK. Memanggil empat menteri aktif di persidangan akan memberi tekanan lebih besar pada berlangsungnya perkara gugatan itu dan sedikit banyak akan membuat pasar nervous.

(rui/wep)

No more pages