Logo Bloomberg Technoz

BUMN Soal Korupsi Timah: Ini Kasus Lama Pencurian di TINS

Sultan Ibnu Affan
28 March 2024 17:20

Kejagung menetapkan pengusaha Harvey Moeis sebagai tersangka korupsi tata niaga komoditas PT Timah Tbk (TIMS), Rabu (27/3/2024). (Dok. Humas Kejagung)
Kejagung menetapkan pengusaha Harvey Moeis sebagai tersangka korupsi tata niaga komoditas PT Timah Tbk (TIMS), Rabu (27/3/2024). (Dok. Humas Kejagung)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengeklaim telah lama mengetahui adanya praktik pencurian timah dari wilayah kerja pertambangan milik PT Timah Tbk (TINS). Kasus ini sekarang tengah diusut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung).

Staf Khusus Kementerian BUMN Arya Mahendra Sinulingga mengatakan kementerian sudah berkoordinasi dengan Kejagung dalam beberapa bulan terakhir untuk menyelidiki pencurian timah yang berada di wilayah izin usaha pertambangan (IUP) TINS.

“Hal ini memang sudah berlangsung lama dan mereka juga sudah melihat sistematis operasi-operasi yang dilakukan untuk membobol timah. Ini sebenarnya kasus yang sangat lama yang selama ini belum pernah terbongkar,” ujarnya, Kamis (28/3/2024).

Kementerian BUMN, kata Arya, mengapresiasi langkah hukum yang ditempuh Kejagung terkait dengan kasus korupsi tambang timah tersebut. Dia pun yakin Kejagung akan dapat membongkar secara sistematis semua oknum yang terlibat dalam pencurian timah TINS. 

“Apalagi kita ketahui di sana kan yang terbesar IUP-nya PT Timah, tetapi banyak kejadian ada smelter-smelter yang sebenarnya punya lahan tidak begitu luas, tetapi kok bisa menghasilkan produk timah lebih luas dari konsesinya mereka.”