Logo Bloomberg Technoz

Negara Berkembang Respons The Fed Atas Peluang Pangkas Suku Bunga

News
21 March 2024 06:50

Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell. (Dok: Bloomberg)
Ketua Federal Reserve AS, Jerome Powell. (Dok: Bloomberg)

Selcuk Gokoluk dan Nicolle Yapur—Bloomberg News

Bloomberg, Banyak aset di pasar negera-negara berkembang mengalami penguatan pasca pernyataan bank sentral AS (The Fed) bahwa perkiraan inflasi yang lebih tinggi tidak akan menggagalkan rencana pemangkasan suku bunga tahun ini.

Perkataan Gubernur Jerome Powell itu sekaligus memberikan dorongan pada sentimen risiko. Real Brasil dan rand Afrika Selatan memimpin penguatan di antara mata uang lainnya, masing-masing naik lebih dari 1% terhadap dolar.

Indeks MSCI dari saham dan mata uang negara berkembang naik ke level tertinggi sesi setelah pernyataan Powell, meski penyesuaian di akhir hari menghapus beberapa kenaikan pada kedua indeks tersebut. 

Para pejabat Fed memutuskan dengan suara bulat untuk mempertahankan suku bunga acuan, 5,25% hingga 5,5%. Keputusan mempertahankan tingkat bunga telah terjadi selama lima pertemuan berturut-turut.