Logo Bloomberg Technoz

Kata Luhut soal Tambang Nikel di Luar RI Ramai Tutup

Sultan Ibnu Affan
08 February 2024 09:40

Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Kemenko Marves)
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan. (Dok. Kemenko Marves)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan turut menanggapi tutupnya operasi berbagai raksasa pertambangan global di sejumlah negara. 

Dalam kaitan itu, Luhut tak mempersoalkan penutupan tambang tersebut. Dia hanya berkomentar bahwa fenomena itu tak akan diikuti Indonesia, yang juga sebagai negara penghasil nikel terbesar dunia.

"Biar saja tambang [nikel] di dunia [banyak yang] tutup, asal kita nggak ikut-ikutan," ujar Luhut saat ditemui di Jakarta, Rabu (8/2/2024).

Sebagai negara dengan cadangan nikel terbesar dunia, Indonesia sendiri memang disinyalir menjadi biang kerok anjloknya harga komoditas mineral penting itu.

Saat ini, pasar nikel berada dalam kekacauan setelah membanjirnya pasokan baru dari Indonesia. Ini merupakan hasil dari investasi besar-besaran China dan terobosan teknologi besar-besaran, yang menyebabkan harganya telah anjlok mencapai 50% lebih sepanjang tahun lalu.