Logo Bloomberg Technoz

Respons OJK Soalnya Maraknya IPO 'Nyangkut'

Mis Fransiska Dewi
02 January 2024 11:33

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar (YouTube OJK)
Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Mahendra Siregar (YouTube OJK)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar angkat bicara terkait masih banyaknya IPO 'nyangkut' karena saham emiten pendatang baru gagal mempertahankan performanya usai melakukan pencatatan perdana saham (listing).

“Kalau ada pergerakan atau situasi yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA), maka tentu bursa melakukan pendalaman. Tapi kami di OJK juga langsung melakukan pengkajian, pendalaman, analisis, dan melihat semua latar belakang dan situasi itu dengan sangat dalam,” kata Mahendra usai Pembukaan Perdagangan Saham di Bursa Efek Indonesia, Selasa (2/1/2024).

Mahendra menyebut pendalaman itu untuk menjamin bahwa IPO ‘nyangkut’ bukan karena situasi yang berkaitan dengan pelanggaran atau naik-turunnya harga saham karena hal itu memang mekanisme pasar. Namun, jika terdapat hal yang tidak dibenarkan, maka akan mengikuti peraturan dan hukum yang berlaku. 

“Kalau itu ada tentu langkah-langkah lebih lanjut dalam penetapan, pengenaan sanksi dan tentu penerapan disiplinnya akan dilakukan. Tapi kalau tidak, memang tidak dilakukan apa-apa, tapi tetap dicermati,” tuturnya.

Karyawan melihat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Seperti diketahui, BEI memecahkan rekor sejak 1990 usai ada 79 melakukan listing sepanjang 2023. Meski rekor, namun 51 harga saham pendatang baru sudah kembali berada di bawah harga IPO. Dengan kata lain, 64% IPO 'nyangkut'.