Logo Bloomberg Technoz

Pengamat: Pegipegi Tutup Penguat Sinyal Pendanaan Startup Seret

Rosmayanti
13 December 2023 14:40

Pegipegi tutup. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pegipegi tutup. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda menilai tekanan untuk industri startup digital masih belum berakhir, yang ditandai dengan seretnya pendanaan ke industri digital, baik global maupun nasional.

“Maka dari itu, sudah ada dua startup digital yang tutup, Rumah.com dan Pegipegi yang akhirnya pamit undur diri,” ungkap Huda dalam perbincangan dengan Bloomberg Technoz, Selasa (12/12/2023) malam.

Huda menambahkan, tidak adanya pendanaan membuat daya saing startup digital berkurang dan tidak bisa menghadapi persaingan yang ketat dengan pemain lainnya. Diketahui mengacu pada survei Populix tahun 2022 Pegipegi  tidak masuk dalam top of mind pengguna.

Pegipegi bahkan tidak ada dalam kelompok tiga besar aplikasi OTA pilihan pengguna. Traveloka masih menduduki posisi pertama dengan skor 67,5%, disusul Tiket.com 21%, dan Agoda dan Booking.com masing-masing 5,5% dan 2%. Pegipegi juga kalah dari Airbnb.

Menurut Huda, platform OTA juga mendapat persaingan juga dari beberapa maskapai penerbangan dan perhotelan yang mengembangkan website ataupun platform sendiri. Hal yang dianggap aplikasi mandiri bisa mendorong transaksi jasa perusahaan.