Logo Bloomberg Technoz

Dua Jenis Startup yang Berpeluang ‘Gulung Tikar’ Versi VP Google

Redaksi
23 February 2026 07:35

Darren Mowry VP Google. Dok: Linkedin
Darren Mowry VP Google. Dok: Linkedin

Bloomberg Technoz, Jakarta -Darren Mowry, figur di Google dalam perannya memimpin organisasi startup di Cloud, DeepMind, dan Alphabet menyatakan bahwa bisnis LLM wrappers dan AI aggregators mungkin tidak akan bertahan.

Pernyataan Mowry didasari atas booming teknologi kecerdasan buatan (AI) yang terus melahirkan banyak perusahaan rintisan atau startup setiap saat. “Lampu peringatan untuk bisnis” menyala untuk LLM wrappers dan AI aggregators, dilaporkan TechCrunch, dikutip Senin (23/2/2026).

Startup dengan basis LLM wrappers bekerja “membungkus” model bahasa besar yang sudah ada, contoh Claude, GPT, atau Gemini, dengan lapisan UX produk guna untuk menyelesaikan masalah spesifik. Contohnya adalah startup yang menggunakan AI untuk membantu siswa belajar.


“Saat kamu cuma mengandalkan model back-end untuk melakukan semua pekerjaan dan hampir mengemas ulang model tersebut, industri tidak lagi memiliki banyak kesabaran untuk itu,” kata Mowry dalam episode terbaru Equity.


Mengemas “kekayaan intelektual (IP) yang sangat tipis di sekitar Gemini atau GPT-5” memberi sinyal kamu tidak membedakan diri, kata Mowry.