Logo Bloomberg Technoz

Startup AI Jadi Incaran Konglomerat Asia, Gelontorkan Rp416 T

News
16 April 2026 09:35

Perkembangan masif dunia teknologi, khususnya startup AI. dok: Bloomberg
Perkembangan masif dunia teknologi, khususnya startup AI. dok: Bloomberg

Denise Wee–Bloomberg News

Bloomberg, Para investor di Asia dengan kepemilikan modal tak terbatas memenuhi sektor kecerdasan buatan (AI) dimana mereka menggelontorkan modal swasta miliaran dolar Amerika Serikat, tanpa terpengaruh oleh pengawasan yang semakin ketat atas tingginya valuasi di AS.

Individu dengan kekayaan bersih tinggi dan family office di seluruh benua Asia telah mengucurkan US$24,3 miliar (sekitar Rp416,55 triliun) ke pendanaan swasta AI global pada tahun 2025, meningkat hampir tiga kali lipat dari tahun sebelumnya, menurut data PitchBook. Dorongan ini berlanjut hingga pergantian tahun, dengan tambahan US$950 juta (setara Rp16,28 triliun) yang telah dijanjikan per 8 April.


Lonjakan ini terjadi seiring raksasa industri seperti SpaceX, OpenAI, dan Anthropic PBC terus mencatatkan valuasi besar dalam putaran pendanaan. Bagi kalangan elit Asia, daya tarik keuntungan teknologi lintas generasi lebih besar daripada risiko potensi bubble.

“Kami melihat minat dari individu-individu kaya mulai meningkat,” kata Nick Xiao, kepala eksekutif di Annum Capital, sebuah multi-family office yang berbasis di Hong Kong yang mengelola sekitar US$1,5 miliar.