Logo Bloomberg Technoz

Anak Muda di Australia Mulai Keranjingan Pay Later

News
27 November 2023 15:20

Ilustrasi belanja. (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi belanja. (Sumber: Bloomberg)

Ainsley Thomson - Bloomberg News

Bloomberg, Generasi dewasa muda (young adult) di Australia semakin banyak menerima layanan buy now pay later (BNPL) atau beli sekarang bayar nanti. Lebih dari 40% penduduk yang berusia 18 tahun hingga 39 tahun tercatat memiliki cicilan pinjaman dalam satu tahun terakhir. Menurut survei Bank Sentral Australia (Reserve Bank of Australia/RBA) angka tersebut melonjak tajam dari tahun 2019.

Secara keseluruhan, hampir sepertiga dari orang dewasa muda di Australia menggunakan layanan BNPL dalam 12 bulan terakhir. Angka tersebut naik sekitar 8 poin persentase dari 2019, seperti yang ditunjukkan dalam sebuah makalah penelitian RBA berdasarkan survei pembayaran konsumen pada 2022. 

Rata-rata, pengguna BNPL memiliki dua akun berbeda, menurut survei yang dilakukan kepada hampir 1.000 orang, yang untuk pertama kalinya mengumpulkan data tentang jumlah akun yang dimiliki konsumen dengan penyedia yang berbeda.

Ilustasi aplikasi the Afterpay, layanan PayLater di Sydney, Australia. (Dok: Bloomberg)

Data ini memberikan gambaran sekilas tentang kebiasaan konsumen seputar BNPL, sebuah industri yang meroket dalam popularitas sejak pandemi. Layanan ini, disediakan melalui aplikasi dari perusahaan seperti Afterpay Ltd, Affirm Holdings Inc, dan Klarna Bank AB yang biasanya menawarkan kredit tanpa bunga yang dibayar dalam cicilan, dapat membantu orang yang ingin menghindari tingginya suku bunga kartu kredit.