Logo Bloomberg Technoz

Ke depan, bank sentral meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan dengan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

BI juga terus meningkatkan sinergi dengan emerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Menurut data Bloomberg, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak melemah hingga siang hari ini. Mata uang Nusantara sudah di atas Rp 18.100/US$.

Pada Jumat (6/11/2026) pukul 11:52 WIB, US$ 1 setara dengan Rp 18.133 di perdagangan pasar spot. Rupiah terdepresiasi 0,28% dari hari sebelumnya.

Rupiah sudah terjebak di zona merah sejak pembukaan pasar. Bahkan pelemahannya cenderung makin dalam.

Sepertinya gerak rupiah mengekor apa yang terjadi pasar saham. Pada penutupan perdagangan Sesi I, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 1,97% ke 4.931,39.

Tidak hanya IHSG, indeks saham Asia pun ambruk. Indeks MSCI Asia Pasifik rontok hampir 4%. Nikkei 225 (Jepang) ambruk lebih dari 6%, menandai koreksi harian terdalam sejak April tahun lalu.

Di Korea Selatan, indeks KOSPI ambrol hampir 9%. Pasar saham Negeri Ginseng pun harus masuk pit stop, perdagangan dihentikan sementara.

(lav)

No more pages