Logo Bloomberg Technoz

Para produsen tembaga kini mengucurkan miliaran dolar ke operasi yang sudah ada, di tengah tantangan untuk meningkatkan pasokan secepat mungkin agar mampu mengimbangi permintaan yang dipicu oleh elektrifikasi, jaringan listrik, dan pusat data. 

Skala investasi Freeport ini juga menyoroti ketergantungan industri yang kian besar pada brownfield expansions—mengoptimalkan hasil dari tambang yang sudah beroperasi—mengingat penemuan dan pengembangan cadangan baru berskala besar kini menjadi semakin sulit.

Keterbatasan pasokan tersebut telah mendorong harga tembaga ke level mendekati rekor tahun ini, ditambah dengan gangguan di sejumlah tambang utama yang semakin memperkuat ekspektasi akan lonjakan permintaan. Logam ini banyak digunakan dalam kabel listrik, serta industri otomotif, konstruksi, dan elektronik.

Freeport juga menerapkan strategi serupa di Cili, di mana perusahaan menguraikan rencana investasi bernilai miliaran dolar di operasi El Abra untuk memperpanjang masa operasional tambang tersebut sekaligus meningkatkan produksi secara signifikan.

Di Bagdad, ekspansi ini akan mencakup pembangunan fasilitas konsentrator baru beserta infrastruktur pendukungnya, dengan tetap memanfaatkan basis sumber daya, tenaga kerja, dan fasilitas yang sudah ada.

Freeport menyatakan tambang Bagdad memiliki cadangan yang cukup untuk lebih dari 80 tahun ke depan, bahkan sebelum memperhitungkan potensi sumber daya mineral tambahan.

(bbn)

No more pages