Di sisi lain, perusahaan tersebut mengatakan pada Jumat bahwa kerugian bersih kuartalannya menyempit, seiring penggunaan panel surya yang lebih canggih mampu menghasilkan margin lebih baik. Menurut Citi Research, hal ini menunjukkan bahwa upaya untuk mengatasi kelebihan pasokan di sektor ini mulai membuahkan hasil.
"Kami memandang peningkatan margin Longi sebagai sinyal positif pemulihan margin industri, yang didukung oleh langkah-langkah untuk meredam persaingan destruktif di sektor surya," kata para analis, termasuk Air Ma dalam catatan pada Senin, merujuk pada upaya terkoordinasi di seluruh sektor untuk membatasi produksi dan menghindari perang harga.
Namun, peningkatan kuartalan ini belum mampu mengimbangi masalah kelebihan kapasitas yang sudah mengakar.
Menurut BloombergNEF, persediaan polisilikon mencapai rekor tertinggi sebesar 600.000 ton per Agustus—jumlah yang cukup untuk mendukung produksi wafer global selama lebih dari enam bulan.
Melambatnya permintaan, baik di dalam negeri maupun luar negeri, juga mempersulit upaya pemulihan profitabilitas.
Data dari Badan Energi Nasional (National Energy Administration) menunjukkan bahwa pemasangan panel surya di China anjlok 54% dalam sembilan bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.
Sebagian besar pasar utama telah mengalami kejenuhan dalam pemasangan panel surya, mendorong BloombergNEF memangkas perkiraan pemasangan tahunannya menjadi 585 gigawatt dari 624 gigawatt untuk 2026. Mereka juga memperkirakan kondisi pada 2027 akan lebih lemah daripada estimasi sebelumnya.
"Produsen panel surya China sedang berupaya memulihkan margin keuntungan, tetapi lemahnya permintaan membatasi kenaikan harga, meski pihak berwenang China telah memperketat regulasi terkait produksi panel surya," tulis BloombergNEF dalam laporan rantai pasok panel surya kuartal ketiga.
(bbn)
































