Logo Bloomberg Technoz

Para investor semakin was-was mengenai apakah pengeluaran besar-besaran untuk pusat data dan infrastruktur AI lainnya akan menghasilkan keuntungan yang memadai.

Kecemasan tersebut merambat ke pasar-pasar Asia pada hari Jumat, dengan indeks Bloomberg untuk produsen chip regional anjlok hingga 4,8%. Indeks Kospi Korea Selatan, yang secara luas dipandang sebagai barometer perdagangan AI, turun 3,5%, dengan SK Hynix Inc. dan Samsung Electronics Co. masing-masing merosot 7% dan 3%.

Gejolak pasar ini terjadi setelah pengumuman laba yang solid dan rencana belanja modal dari produsen chip terbesar Korea Selatan pada awal pekan ini. SK Hynix melaporkan lonjakan laba kuartalan hingga tujuh kali lipat, sementara Samsung mengumumkan niatnya untuk meningkatkan belanja modal lebih dari 60% tahun ini seiring permintaan chip canggih yang terus melampaui pasokan.

Semikonduktor terus menjadi pendorong utama kenaikan angka perdagangan negara tersebut, dengan ekspor chip melonjak 259% dibandingkan tahun sebelumnya menjadi US$56,4 miliar. Pengiriman komputer naik 497%, sementara produk minyak bumi dan mobil masing-masing naik 80% dan 18%.

Catatan ekspor menjanjikan dari Korea Selatan di tengah booming kecerdasan buatan atau AI.

Efek kalender mungkin telah mempersulit perbandingan tersebut. Libur Chuseok jatuh pada bulan September tahun ini dan Oktober tahun lalu, sehingga angka yang disesuaikan dengan hari kerja menjadi tolok ukur yang berguna untuk mengukur momentum perdagangan yang mendasarinya.

(bbn)

No more pages