Logo Bloomberg Technoz

Boom AI Katrol Ekonomi Digital ASEAN Jadi Rp6.616 Triliun

Redaksi
21 October 2026 10:55

Pedagang berjualan melalui media sosial di Pasar Tanah Abang, Rabu (2/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pedagang berjualan melalui media sosial di Pasar Tanah Abang, Rabu (2/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Gabrielle Ng-Bloomberg News

Bloomberg, Kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) membantu ekonomi digital Asia Tenggara mencatatkan pertumbuhan yang kuat di tengah kenaikan harga dan permintaan yang goyah, menurut sekelompok peneliti.

Belanja daring di seluruh kawasan ini akan naik sekitar 17% tahun ini menjadi US$368 miliar (setara sekitar Rp6.616,64 triliun atau Rp6,61 kuadriliun), menurut laporan dari Google, Temasek Holdings Pte, dan Bain & Co., yang menunjukkan sedikit perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya. 

Bidang bisnis yang terdorong signifikan akibat keberadaan AI di Asia Tenggara (Bloomberg)

Walau pertumbuhan ekonomi yang tersendat dan inflasi yang tinggi membebani permintaan konsumen di berbagai kategori, mulai dari e-commerce hingga perjalanan, bisnis digital di kawasan ini telah memanfaatkan AI untuk menargetkan konsumen dengan lebih baik dan mendorong belanja.

Area dengan populasi sekitar 700 juta orang ini menjadi medan pertempuran bagi raksasa e-commerce seperti Alibaba Group Holding Ltd. dan Sea Ltd. (induk perusahaan Shopee), perusahaan layanan transportasi online dan pengiriman makanan termasuk Grab Holdings Ltd. dan GoTo Group, serta agen perjalanan online seperti Trip.com Group Ltd. dan Traveloka.