Logo Bloomberg Technoz

Sementara daging ayam tercatat hanya naik di dua provinsi. Pertama adalah Sulawesi Barat (4,58%) dan kedua Papua (0,58%).

Ini diikuti oleh stabilnya harga telur ayam ras. Harga hanya naik di Papua (1,19%).

Demikian pula harga daging sapi, yang cenderung stabil dan hanya naik di Gorontalo (3,33%), Banten (0,58%), Papua (0,28%), Kalimantan Utara (0,21%), dan Jawa Barat (0,13%),

Kemudian harga bawang merah juga sepertinya tidak banyak bergerak. Provinsi yang mencatat kenaikan hanya Jawa Timur (11,35%), Gorontalo (6,45%), Jambi (1,72%), dan Banten (0,71%) 

Lalu harga bawang putih juga cenderung stabil di mayoritas provinsi. Masih ada kenaikan di Jawa Barat (3,83%), Sulawesi Selatan (1,39%), Banten (1,35%), Kalimantan Utara (0,49%), Jambi (0,45%), dan Papua (0,18%).

Namun, mungkin komoditas yang bakal dominan mewarnai inflasi Oktober adalah cabai. Harga naik di sejumlah provinsi, dan kenaikannya cukup tajam.

Untuk cabai merah, harga naik di Papua (58,43%), Sulawesi Barat (46,65%), Gorontalo (26,86%), Kalimantan Utara (17,77%), Papua (16,87%), Jawa Barat (9,81%), Banten (9,74%), dan Jawa Tengah (5,5%). Adapun harga cabai rawit naik di Sulawesi Barat (11,17%), Kalimantan Utara (9,66%), Papua (7,61%), dan Sulawesi Selatan (0,45%).

Inflasi Tahunan

Sementara itu, konsensus Bloomberg yang melibatkan 24 analis/ekonom menghasilkan median proyeksi inflasi Oktober secara tahunan (year-on-year/yoy) sebesar 3,25%. Ini, kalau terwujud, juga lebih rendah ketimbang September yang sebesar 3,28% yoy.

Kemudian inflasi inti Oktober diperkirakan sebesar 2,7% yoy. Juga lebih rendah dari realisasi September di 2,84% yoy.

Meski ada potensi melambat, tetapi laju inflasi masih di level tinggi. Dekat dengan batas atas target Bank Indonesia (BI) yakni 3,5%.

Bloomberg Economics menyebut bahwa laju inflasi Indonesia memang relatif Stabil pada Oktober. Namun bukan berarti badai sudah berlalu.

“Ke depan, inflasi jelang akhir tahun kemungkinan akan berada di atas target bank sentral. Didorong oleh kenaikan biaya kredit dan harga pangan akibat El Nino,” demikian catatan Bloomberg Economics.

Lonjakan harga minyak, lanjut riset Bloomberg Economics, juga akan mempengaruhi berbagai harga barang dan jasa. Meski dampak langsungnya bisa diredam oleh subsidi pemerintah.

Untuk 2027, survei Bloomberg memperkirakan inflasi Indonesia akan ada di 3%. Sedikit lebih tinggi dibandingkan survei sebelumnya yang memperkirakan di 2,9%.

Ahmad Mobeen dari S&P Global Market menilai, masalah terbesar yang dialami Indonesia bukanlah soal prospek dan potensi ekonomi. Melainkan kepercayaan pasar yang tergerus.

“Tingkat kepercayaan investor adalah tantangan terbesar yang dialami Indonesia, bukan soal potensi ekonomi. Pasar berfokus kepada rencana belanja pemerintah,” tegas Mobeen, seperti dikutip dari Bloomberg News.

- Dengan asistensi Dian SP dan M Julian Fadli -

(aji)

No more pages