Logo Bloomberg Technoz

Proyek Rekening RI Rp1,28 T: Ekonom Soroti Risiko Akun Dormant

Pramesti Regita Cindy
26 October 2026 07:20

Ilustrasi Rekening Dormant (Diolah)
Ilustrasi Rekening Dormant (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah akan menggelontorkan anggaran negara mencapai Rp1,28 triliun untuk membuatkan rekening perbankan kepada masyarakat yang belum memilikinya, beserta saldo Rp50.000/rekening.

Menanggapi kebijakan tersebut, Guru Besar Ekonomi Universitas Airlangga Rahma Gafmi memberi evaluasi efektivitas kebijakan tersebut di lapangan, salah satunya terkait risiko rekening dormant akibat minimnya efektivitas penggunaan rekening oleh masyarakat di wilayah terpencil.

Rahma memberi catatan evaluasi yang cukup krusial, baik dari sisi struktural maupun pilihan kanal pembayaran. Menurut dia, efektivitas kebijakan ini terbagi menjadi dua dimensi yang saling bertolak belakang. Jika dipandang dari sisi positif, secara statistik, kepemilikan akun perbankan meningkat signifikan. Masyarakat di daerah mulai tersentuh sistem keuangan formal, memudahkan penyaluran bantuan sosial secara non-tunai (direct to beneficiary), serta meminimalisir praktik pemotongan liar oleh pihak perantara.


"Tapi tantangan di lapangan, di banyak daerah dengan akses geografis yang sulit, pembukaan rekening saja belum tentu menyelesaikan masalah ekonomi mereka," ujar Rahma kepada Bloomberg Technoz, dikutip Senin (26/10/2026).

Dia menyebutkan, kendala utamanya ialah infrastruktur dasar, yakni keterbatasan sinyal internet, pasokan listrik yang tidak stabil, serta jauhnya jarak fisik menuju agen perbankan terdekat yang membuat transaksi harian menjadi tidak efisien.