Logo Bloomberg Technoz

PEMANASAN GLOBAL

PBB: Gas Rumah Kaca Capai Rekor, Akan Makin Tinggi akibat El Niño

Redaksi
28 October 2026 17:10

AS adalah penghasil emisi gas rumah kaca terbesar kedua. (Fotografer: Dane Rhys/Bloomberg)
AS adalah penghasil emisi gas rumah kaca terbesar kedua. (Fotografer: Dane Rhys/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan cuaca PBB, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) mengatakan tingkat gas rumah kaca di atmosfer mencapai rekor tertinggi pada 2025. Kondisi ini diperkirakan makin parah akibat fenomena El Niño yang kuat pada tahun ini.

Laporan WMO menyebut konsentrasi rata-rata global CO₂ di atmosfer mencapai 426,8 bagian per juta (ppm) pada 2025, atau sekitar 153% dari level sebelum era industri pada 1750. Angka ini meningkat 2,8 ppm dibandingkan dengan tahun sebelumnya—kenaikan tahunan yang lebih besar daripada rata-rata peningkatan dalam satu dekade terakhir.

"Setiap kenaikan satu bagian per juta sangat berpengaruh karena hal itu menangkap panas tambahan. Pada dasarnya, kita sedang memperkuat pemanasan lautan dan atmosfer," ujar Wakil Sekretaris Jenderal WMO, Ko Barrett, dikutip dari situs webnya, Rabu (28/10/2026).


"Artinya, gelombang panas, siklon tropis, dan hujan lebat semakin intensif lebih cepat daripada yang diperkirakan berdasarkan data historis."

Konsentrasi gas rumah kaca penting lainnya—metana dan dinitrogen oksida—juga mencapai rekor tertinggi pada 2025, masing-masing mencapai 267% dan 126% dari level sebelum era industri. Laporan ini mengukur jumlah gas yang terakumulasi di atmosfer, bukan jumlah emisi baru yang dihasilkan setiap tahunnya.