Logo Bloomberg Technoz

Ekonomi RI Tumbuh 5,3%, Permata Bank Ungkap Pendorongnya

Rayo Rezar S
24 October 2026 12:00

(Dok. Permata Bank)
(Dok. Permata Bank)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Permata Bank menyoroti pentingnya ketahanan ekonomi, kredibilitas diplomasi, dan pemahaman terhadap perkembangan teknologi dalam menghadapi ketidakpastian global. Berbagai faktor tersebut dinilai memengaruhi daya saing Indonesia, sekaligus menentukan peluang investasi dan pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang.

Perspektif itu menjadi pembahasan dalam kelas “Navigating Indonesia’s Next Chapter” yang merupakan bagian dari Wealth Wisdom 2026 di Jakarta pada 22 Oktober 2026. Memasuki tahun ke-12 penyelenggaraan, program ini mengusung tema “Finding Balance, Building Resilience” dengan semangat “Growing Together Through Changes”.

Melalui sesi tersebut, Permata Bank menghadirkan diskusi mengenai perubahan geopolitik, kondisi ekonomi domestik, serta perkembangan pasar investasi global. Pembahasan ini ditujukan untuk membantu peserta memahami risiko dan peluang yang dapat memengaruhi perencanaan keuangan di tengah perubahan ekonomi dunia.


Perubahan lanskap geopolitik, ketidakpastian perdagangan internasional, serta pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) turut membentuk tantangan baru bagi perekonomian. Bagi Indonesia, kondisi tersebut menuntut strategi yang mampu menjaga stabilitas domestik sekaligus memperkuat posisi dalam rantai pasok global.

Penguatan kredibilitas di tingkat internasional, ketahanan ekonomi nasional, dan kemampuan membaca arah pasar menjadi sejumlah faktor penting untuk mengantisipasi risiko. Di sisi lain, dinamika global juga membuka peluang bagi Indonesia untuk menarik investasi produktif dan memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi baru.