Lukman mengatakan, pembelian tiket yang mendapatkan diskon tersebut dilakukan mulai 20 Oktober 2026 hingga 10 Januari 2027, yang artinya telah mulai berjalan.
Pemberian diskon tersebut dilakukan lewat pembebasan Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) sebesar 100% dan diskon tarif jasa bandara oleh Angkasa Pura Indonesia sebesar 50%.
Pemerintah juga telah menganggarkan untuk program stimulus transportasi Nataru mencapai sekitar Rp722 miliar untuk seluruh moda dengan target 3,75 penumpang. Kemudian, untuk tiket kereta api akan mendapatkan diskon hingga 30% dengan pemesanan yang memenuhi ketentuan program dapat dilakukan mulai 7 November 2026 dengan anggaran Rp95,4 miliar.
Untuk perjalanan laut, pemerintah memberikan potongan sebesar 30% dari tarif dasar penumpang. Pemesanan tiket dengan harga khusus ini telah dibuka sejak 19 Oktober 2026 dengan anggaran Rp38,3 miliar dan ditargetkan menjangkau sekitar 414.600 penumpang.
(ain)



























