Logo Bloomberg Technoz

Meneropong Riwayat IHSG Rebound Usai Diterpa Badai Hebat

Nyoman Ary Wahyudi
27 October 2026 13:10

Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (19/10/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Sebagian analis tengah mengukur waktu pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) setelah koreksi lebar imbas tekanan MSCI serta dinamika ekonomi dan politik domestik sepanjang tahun ini.

Mengutip catatan Danareksa Investment Management Indonesia (DIMI), IHSG telah melemah 43% dari posisi puncaknya tahun ini setelah risiko reklasifikasi indeks MSCI.

Posisi koreksi indeks komposit tahun ini lebih dalam dibandingkan dengan perang dagang 2018 yang minus sekitar 14%, taper tantrum 2013 yang susut sekitar 24% dan pergeseran kebijakan sepanjang 2015 yang anjlok 25%.


“Namun, koreksi tersebut masih di bawah krisis global 2008 (-61%) dan krisis Asia 1997–1998 (-65%),” dikutip dari catatan DIMI, Selasa (27/10/2026).

Menurut catatan DIMI, waktu pemulihan IHSG menuju puncak sebelumnya bervariasi antara 12 hingga 79 bulan pada sejumlah episode krisis.