Logo Bloomberg Technoz

Lilly menyatakan dalam pernyataan tertulis bahwa pihaknya menyambut baik putusan tersebut. “Fokus kami sejak awal dan hingga kini tetap pada jutaan orang yang hidup dengan obesitas, diabetes tipe 2, dan penyakit kronis lainnya,” kata perusahaan yang berbasis di Indianapolis itu.

Juru bicara Novo mengatakan perusahaan kecewa dengan keputusan pengadilan tersebut, yang tidak memutuskan apakah iklan Lilly merupakan iklan palsu dan menyesatkan. Proses hukum masih berlangsung.

Klaim Novo

Hakim mengatakan Novo hanya mengajukan “klaim kerugian yang bersifat spekulatif” terkait pernyataannya bahwa iklan Lilly menimbulkan kerusakan jangka panjang terhadap reputasi klinis Novo.

“Novo secara tegas menyatakan, tanpa mengutip atau mengajukan bukti pendukung apa pun, bahwa iklan yang dipersoalkan mengancam penjualan produknya di masa depan dan telah merusak reputasi baik yang dibangun Novo selama bertahun-tahun,” tulis Quraishi dalam putusan setebal 25 halaman. Secara terpisah, ia memerintahkan Lilly untuk menanggapi gugatan Novo.

Strategi CEO Novo, Mike Doustdar, untuk merebut kembali pangsa pasar mencakup gugatan hukum terhadap pesaing. Dalam gugatan pada 21 Juli, Novo menyebut kampanye iklan Lilly untuk obat-obatan GLP-1 sebagai tindakan yang “secara sengaja dan dengan niat buruk menyebarkan informasi palsu”.

Menurut dokumen gugatan Novo, iklan Lilly menyatakan bahwa pengguna Zepbound kehilangan berat badan rata-rata 50 pon, sedangkan pengguna Wegovy kehilangan rata-rata 33 pon. Iklan tersebut mengacu pada studi yang diterbitkan pada 2025, yang menunjukkan bahwa Zepbound mengungguli Wegovy dalam uji klinis yang membandingkan keduanya secara langsung.

Namun, Novo kemudian memperoleh persetujuan untuk menggunakan Wegovy dalam dosis yang lebih tinggi daripada dosis yang diuji dalam penelitian tersebut.

Novo berpendapat bahwa perbandingan yang lebih tepat dapat dilakukan dengan menggunakan salah satu dari dua penelitian berbeda. Dalam salah satu penelitian, Wegovy dosis tinggi milik Novo menunjukkan penurunan berat badan rata-rata 47 pon. Dalam penelitian lainnya, Zepbound membantu pasien menurunkan berat badan rata-rata 48 pon.

Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui suntikan Wegovy dengan dosis lebih tinggi—yang menggunakan dosis tiga kali lipat dari dosis maksimum sebelumnya—pada Maret. Novo mulai memasarkannya pada April. Novo mengklaim masih terlalu dini untuk mengungkapkan data mengenai jumlah pasien yang menggunakan dosis baru tersebut.

Tanggapan Lilly

Dalam dokumen pengadilan dan sidang selama dua hari pada akhir Agustus, pengacara Lilly mendesak Quraishi untuk menolak permohonan putusan sela Novo dan tuntutannya agar Lilly menayangkan iklan korektif.

“Lilly mengungguli Novo di pasar, dan alasannya adalah obat-obatan Lilly lebih efektif dalam menangani diabetes dan obesitas,” tulis pengacara perusahaan tersebut dalam dokumen tertanggal 10 Agustus. “Lilly melakukan studi klinis yang membandingkan kedua obat secara langsung untuk membuktikan hal tersebut. Alih-alih memajukan ilmu pengetahuan atau melakukan studi perbandingan langsung sendiri, Novo berusaha menutupi kekurangannya melalui gugatan ini.”

Gregg LoCascio, pengacara Lilly, dalam sidang pada 28 Agustus berpendapat bahwa iklan perusahaan tersebut akurat dan berdasarkan fakta, sehingga tidak dapat dikategorikan sebagai iklan palsu. Ia menyatakan Novo gagal membuktikan bahwa gugatan tersebut akan dimenangkannya atau bahwa iklan Lilly menimbulkan kerugian yang tidak dapat dipulihkan bagi perusahaan.

“Kasus ini jelas. Landasan ilmiah Lilly tidak terbantahkan. Iklan Lilly menyampaikan kebenaran. Novo belum membuktikan adanya dasar yang memberinya hak atas tuntutan tersebut, peluang untuk memenangkan perkara, maupun kerugian yang tidak dapat dipulihkan,” kata LoCascio.

Novo menuntut penggantian keuntungan yang hilang akibat iklan tersebut, serta ganti rugi hingga tiga kali lipat dari jumlah itu berdasarkan hukum AS. Gugatan tersebut menuduh Lilly melanggar undang-undang federal dan negara bagian AS terkait iklan palsu dan persaingan usaha tidak sehat, termasuk Undang-Undang Lanham federal.

(bbn)

No more pages